Daily Activity 5
-Indonesian Version-
Assalamualaikum wr.wb
Salam Kawan Kuliner
Hari Pertama Di minggu kedua, tepat pukul 05.00, saya terlebih dahulu membuka mata dan mengucap syukur atas pagi ini masih diberi kesempatan untuk mrasakan dunia pagi dengan hembusan nafas dengan mempersiapkan diri untuk shalat subuh terlebih dahulu. Sebelum shalat saya meniatkan diri untuk mandi terlebih dahulu dan mempersiapkan diri untuk shalat. Setelah selesai shalat barulah saya memakai seragam sambil melakukan sarapan pagi.
Tepat Pukul 06.30, kulangkahkan kaki ku menuju kitchen dari asrama putri aku berjalan menikmati Udara pagi sambal melihat dan mengucap salam setiap melewati orang dan dosen yang ada. Sesampainya Di Kitchen aku mempersiapkan pisau untuk di asah. Sebelum melakukan itu aku mengecek penampilan dan kerapian terlebih dahulu. Aku memotong kuku terlebih dahulu setelah itu barulah aku mengasah pisau sambal menunggu teman-teman.
Cuaca yang Gelap Diselimuti oleh angin dan Hujan, sehingga membuat teman saya yang masih dijalan menjadi kendala untuk datang cepat. Detik demi detik teman saya satu persatu mulai berdatangan. Dan pak alkis juga sudah datang, sehingga kita mempersiapkan diri untuk online. Terlebih dahulu senior saya kak anca melakukan pengabsenan dan penampilan sebelum masuk kitchen. Setelah masuk barulah kami melakukan online kedua di main kitchen. Pak alkis mengecek pisau kita masing-masing sebelum melakukan persiapan membuat menu untuk besok.
Setelah pengecekan pisau, barulah kami diberi arahan dan pak alkis membagi menu apa aja setiap masing-masing kelompok. Dan, kelompok saya kelompok dua mendapatkan dessert atau makanan penutup. Awalnya kami mendapatkan Main Course, tetapi kami sudah pernah mendapatkan menu tersebut. Jadi kami bertukar menu sehingga kami mendapatkan makanan penutup. Menunya yaitu untuk hari ini.
-Indonesian Buffet-
Dojang Nakeng
Rujak Mie
***
Soto Banjar
Ikan Cuka
***
Nasi Putih
Terong Santan
Plecing Sayur
Daging Rendang
Ayam Bakar Taliwang
***
Doko Doko Cangkuning
Bubuh Injin
Dan kelompokku mendapatkan menu Doko Doko Cangkuning Dan Bubuh Injin. Sebelum melakukan kami mempersiapkan bahannya terlebih dahulu. Dan, menunggu Kelapa yang baru untuk Doko Doko Cangkuning. Dan aku mempersiapkan Beras Injinnya untuk direndam seharian.
Doko-Doko Cangkuning Merupakan kuliner khas selama Ramadan di Makassar, Sulawesi Selatan, menyajikan kue Roko-roko Cangkuning yang merupakan kue tradisional khas suku Bugis-Makassar. Orang Bugis biasa menyebutnya Doko-doko Cangkuning, sedangkan orang Makassar memanggil dengan sebutan Roko-roko Cangkuning.
Bubuh Injin atau yang lebih dikenal dengan istilah bubur ketan hitam ini berasal dari Pulau Dewata. Kalau ditilik lebih seksama tak ada yang membedakannya dengan bubur ketan hitam biasanya. Mungkin hanya penamaannya saja yang berbeda di setiap daerah.
Bubuh Injin ini terbuat dari beras ketan hitam yang dimasak dengan gula merah. Sebagai pelengkap biasanya saat penyajian diberikan areh atau kucuran santan kental yang telah dimasak dengan garam dan juga daun pandan agar wangi. Tapi saya pernah menjumpai bubuh injin di salah satu resto Bali, mereka menyajikan bubuh injin bukan dengan areh melainkan dengan memberikan taburan kelapa yang sudah diparut. Bubuh injin atau bubur injin biasanya disajikan saat di rumah masyarakat Bali ada keramaian, pesta atau kumpul warga.
Bubuh Injin ini terbuat dari beras ketan hitam yang dimasak dengan gula merah. Sebagai pelengkap biasanya saat penyajian diberikan areh atau kucuran santan kental yang telah dimasak dengan garam dan juga daun pandan agar wangi. Tapi saya pernah menjumpai bubuh injin di salah satu resto Bali, mereka menyajikan bubuh injin bukan dengan areh melainkan dengan memberikan taburan kelapa yang sudah diparut. Bubuh injin atau bubur injin biasanya disajikan saat di rumah masyarakat Bali ada keramaian, pesta atau kumpul warga.
-English Version-
Assalamualaikum wr.wb
Salam Kawan Kuliner
The First day In the second week, exactly at 05.00, I first open my eyes and give thanks for the morning is still given the opportunity to mrasakan the world in the morning with breath to prepare for the fajr prayer first. before the prayer I intend myself to a bath first and prepare yourself for prayer. After having completed the prayer then I wear a uniform while doing the breakfast in the morning.
At 06.30, I brought my feet toward the kitchen of the girls dormitory I walk enjoying the morning Air chili see and say hello to every passing person and the lecturers. Arriving In the Kitchen I prepare a blade for sharpening. Before doing that I check the appearance and apes[pian first. I cut the nails first then I sharpen the blade sambal waiting for friends.
Dark weather Shrouded by wind and Rain, thereby making my friends who are still on the road become an obstacle to come quick. Second by second my friends one by one started to arrive. And sir alkis is also coming, so we prepare ourselves for online. First my senior kak anca do pengabsenan and appearance before entering the kitchen. Once entered then we do online both in the main kitchen. Sir alkis check the blades of each of us before doing the preparation to make the menu for tomorrow.
After checking the blade, then we were given direction and sir alkis divide the menu what each respective group. And, the group I groups of two get a dessert or dessert. First we get the Main Course, but we've never get the menu. So we exchanged the menu so that we get dessert. The menu that unmtuk today.
-Indonesian Buffet-
Dojang Nakeng
Rujak Noodles
***
Soto Banjar
Fish Vinegar
***
White Rice
Eggplant Coconut Milk
Plecing Vegetables
Meat Rendang
Ayam Bakar Taliwang
***
Doko Doko Cangkuning
Bubuh Injin
Rujak Noodles
***
Soto Banjar
Fish Vinegar
***
White Rice
Eggplant Coconut Milk
Plecing Vegetables
Meat Rendang
Ayam Bakar Taliwang
***
Doko Doko Cangkuning
Bubuh Injin
And my league get the menu Doko Doko Cangkuning And Bubuh Injin. Before we prepare the material in advance. And, waiting for the Coconut new for Doko Doko Cangkuning. And I prepare the Rice Injinnya to be soaked all day.
Doko-Doko Cangkuning Is the typical dish during Ramadan in Makassar, South Sulawesi, serves cake Roko-roko Cangkuning which is the traditional cake typical of the Bugis-Makassar. The Bugis people used to call Doko-doko Cangkuning, while the Makassar people to call Roko-roko Cangkuning.
Bubuh Injin or better known as black sticky rice porridge is derived from the Island of the Gods. If we look more closely nothing that distinguishes it with the black sticky rice porridge usually. Maybe just the naming is different in each area.
Bubuh Injin is made of black glutinous rice cooked with red sugar. As a complement to the usually when the presentation is given areh or disbursement of thick coconut milk that has been cooked with salt and also pandan leaves so fragrant. But I never met bubuh injin in one of the resto Bali, they present the bubuh injin not with areh but rather by giving a sprinkling of grated coconut. Bubuh injin or injin porridge is usually served when in the house of the people of Bali there is a crowd, party or gathering of citizens.

TERMINOLOGI KELAPA
Kelapa (Cocos nucifera L.) termasuk dalam genus Cocos dan dapat tumbuh dengan mudah di daerah tropis. Tanaman kelapa banyak ditemukan di daerah pantai karena memerlukan kelembaban yang tinggi. Buah kelapa berbentuk bulat panjang dengan ukuran kurang lebih sebesar kepala manusia. Komposisi buah kelapa terdiri dari sabut 33 persen, tempurung 12 persen, daging buah 28 persen dan air 25 persen.
Komentar
Posting Komentar