Daily Activity 14
-Indonesian Version-
Assalamualaikum wr.wb
Salam Kawan Kuliner
Hari Keempat Di minggu terakhir, seperti biasanya kegiatan saya setiap minggu praktek. Sebelum melakukan kegiatan saya di Kitchen. Terlebih dahulu saya, mempersiapkan diri di pagi ini. Hal pertama yang saya lakukan yaitu dengan mandi dan mengerjakan shalat subuh. Tidak luput mengucapkan syukur atas nikmat yang telah Allah berikan. Dapat merasakan Udara pagi ini, setelah melakukan shalat subuh. Aku kali ini tidak sarapan pagi, jadi aku melakukan pengecekkan blog apakah sudah saya masukkan di spreedsheet.
Tepat Pukul 06.40 aku melangkahkan kaki menuruni anak tangga satu persatu dan berjalan dengan rasa syukur yang telah aku lakukan pagi ini. Keluar dari asrama aku berjalan dengan santai sambil menikmati Udara pagi ini. sesampainya dikitchen aku mengecek preparean kemarin dan memakai apron dan mengecek lagi penampilan saya. Apa lagi soal kebersihan karena kebersihan adalah sebagian dari iman.
Tepat pukul 08.00 aku melakukan online di main kitchen. Setelah beberapa menit berdiri, Kami melanjutkan tahap akhir. Lalu Kelompok saya mendapatkan Main course adalah hidangan pokok dari suatu susunan menu lengkap yang dihidangkan pada waktu lunch maupun dinner, ukuran porsinya lebih besar dari appetizer. Kemudian kami membagi Diri untuk melakukan tahap akhir ini.
Sebagian Teman saya melakukan finishing nasi, Konro Bakar, Pallu Cell'a, Dan lawar pakis.
Kami masing-masing mengerjakan tugas tahap akhir ini. Ada juga yang melakukan preparean buat besok jumat berbagi tidak lupa aku meghandle bumbu kacang buat konro bakar. Bumbu Kacang merupakan Di Indonesia, sambal kacang umumnya digunakan sebagai saus pelengkap pada olahan masakan. Gado-gado, pecel, batagor, siomay merupakan masakan-masakan yang menggunakan sambal kacang. Tidak hanya yang disebutkan namun masih banyak lagi masakan yang menggunakan bumbu sambal kacang.
Dan Menu Celebes Buffet
Celebes Buffet
Peco Doang
Jalangkote
***
Sop Saudara
Sayur Labu Santan
***
Nasi Putih
Pallu Ce'la
Lawar Pakis
Konro Bakar
***
Kerupuk, Acar, Sambal
***
Pisang Ijo
Cucuru Bayao
Tepat pukul 14.00 kami Sudah selesai melakukan general cleaning. Setelah Itu, kami beristirahat sejenak sambil melakukan review di cold kitchen. Aku sebagai salah satu teman kelompok mewakili teman kelompok saya untuk memberi pertanyaan kepada junior. Sambil menunggu jam waktu shalat. Aku memberikan beberapa pertanyaan kepada mereka.
Lalu setelah selesai barulah kami memberikan arahan kepada mereka untuk mengerjakan kewajiban. Dan, teristimewanya untuk para pria Muslim. Untuk melakukan kajian, sambil menunggu mereka juga, aku sambil ngobrol bersama teman-teman lalu aku ketiduran di sebuah kursi. Tidak aku sangka aku terbangun membuka mata ternyata para Prianya sudah kembali. Lalu, kemudian barulah kami bersiap-siap untuk pulang.
-English Version-
Assalamualaikum wr.wb
Greetings Comrades Culinary
The Fourth day In the last week, as usual my activities each week practice. Before doing the activity I in the Kitchen. First I prepare in the morning. The first thing I do is with a bath and pray subuh. Not escape utter gratitude for the blessings that God has given. Can feel the Air this morning, after fajr prayers. I this time not for breakfast, so I do check your blog if I enter in a spreedsheet.
At 06.40 I walk down the stairs one by one and walk with a sense of gratitude that I've been doing this morning. Out of the dormitory I walked with ease while enjoying the Air this morning. arriving dikitchen I check preparean yesterday and put on the apron and check again my appearance. What else about the cleanliness because cleanliness is part of faith.
Exactly at 08.00 I do online in the main kitchen. After a few minutes of standing, We proceed to the final stage. Then the Group I get the Main course is a staple dish of an arrangement of the full menu served at the time of lunch or dinner, the size of the portions is greater than an appetizer. Then we divide Ourselves to do this late stage.
Some of my Friends do the finishing of the rice, Konro Bakar, Pallu Cell'a, And lawar ferns.
We each do the task this late stage. There is also a preparean for tomorrow Friday share don't forget I meghandle peanut sauce for konro bakar. Peanut is In Indonesia, the peanut sauce is generally used as a sauce complement to the refined cuisine. Gado-gado, pecel, batagor, siomay is dishes that use peanut sauce. Not only mentioned but there are many more dishes using spices peanut sauce.
And Menu Celebes Buffet
Celebes Buffet
Peco Doang
Jalangkote
***
Sop Brothers
Vegetable Pumpkin Coconut Milk
***
White Rice
Pallu Ce'la
Lawar Fern
Konro Bakar
***
Crackers, Pickles, Sambal
***
Pisang Ijo
Cucuru Bayao
Exactly at 14.00 we Already done the general cleaning. After That, we rested for a moment while doing a review on the cold kitchen. I as one friend of the group represents the friends of my group to give questions to the junior. While waiting for the hour of prayer time. I gave some questions to them.
Then after finished then we give direction to them to work obligations. And, teristimewanya for the Muslim men. To conduct a study, while waiting for them also, I while chatting with friends then I fell asleep in a chair. I didn't expect I woke up open eyes it turns out the Man's back. Then, then, then we get ready to go home.


saya akan memberikan sedikit informasi tentang bahan-bahan dapur. Silakan dilihat dibawah ini.
History
"Kayu Manis" yang dalam Bahasa Jawa disebut '"Kayu Manis" Jangan' termasuk jenis rempah (Spices)."
' Rempah adalah sesuatu atau beberapa substansi nabati seperti cengkih, "Kayu Manis", pala, lada dan sebagainya yang dimanfaatkan untuk meningkatkan cita rasa makanan'. Disamping Spices, juga dikenal istilah Herbs yang berarti tanaman rempah penyembuh. Namun, pada kenyataannya sulit untuk memisahkan antara Spices dan Herbs. Ini disebabkan Herbs pun dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan cita rasa makanan.
Spices dan Herbs atau singkatnya disebut rempah sudah dikenal manusia beberapa ribu tahun sebelum Masehi, tepatnya tahun 2600 - 2100 SM (Sebelum Masehi). Di Mesir, "Kayu Manis" (Cinnamon) dimnfaatkan untuk membalsam mayat raja-raja yang akan dijadikan mumi. Namun, sejarah menyatakan bahwa "Kayu Manis" sudah masuk Mesir dan Eropa sekitar abad ke 5 Sebelum Masehi. Bangsa Saba bertanggung jawab atas berlangsungnya perdagangan "Kayu Manis" dari India dan Srilanka (Ceylon) ke negara Arab bagian Selatan. Pedagang Saba saat itu masih menyembunyikan asal-usul tanaman ini.
Beberapa tehun setelah 2100 SM, Mesir mengimport "Kayu Manis" dari Cina dan Asia Selatan khusus untuk membalsam mayat-mayat raja. Memang, untuk membuat mumi, selain "Kayu Manis" juga dimanfaatkan jenis rempah lain yang wangi, misalnya cumin (Cumimum cymmimum), anis (Anijs pimpinella anisum L.), dan majoraan (Origanum vulgaris L.).
Pada sekitar tahun 40 sesudah Masehi, Hippalus, seorang pedagang Yunani menyadari bahwa setiap tahun arah angin berhembus dari Timur ke Barat atau sebaliknya pada bulan-bulan tertentu. Angin tersebut yang kini disebut angin musim dimanfaatkan penjelajah untuk ke Timur, yaitu dari Laut Merah menuju India. Daerah pantai Barat India, yaitu Malabar, sangat kaya dengan jenis rempah. Aktivitas pedagang Yunani tersebut disusul oleh pedagang Romawi sehingga perdagangan rempah di belahan dunia Barat semakin ramai.
Dengan semakin ramainya perdagangan rempah akhirnya pemanfaatan rempah pun menjadi meningkat. Kalau sebelumnya hanya dimanfaatkan untuk pembuatan mumi maupun untuk keperluan religius, akhirnya pada sekitar tahun 40 Masehi tersebut pemanfaatannya semakin meningkat, yaitu untuk keperluan penambah cita rasa makanan. Hal ini didukung oleh sebuah buku tentang seni memasak yang ditulis oleh seorang ahli masakan berbangsa Romawi, yaitu Apicius. Dalam buku tersebut dicantumkan tentang penggunaan rempah dari Asia untuk masakan berselera tinggi.
Peranan pedagang Romawi memperdagangkan rempah akhirnya bangkrut setelah pedagang Arab dalam mengembangkan agama Islam menundukkan kerajaan Romawi. Kota Aleksandria diduduki tentara Islam pada tahun 641 Masehi. Saat itulah praktis perdagangan rempah antara Timur dan Barat berakhir. Pada abad ke-12, perdagangan rempah dinyatakan ramai kembali.
Pada abad ke-16 bangsa Portugis berlayar ke India yang merupakan sumber segala jenis rempah dan berusaha menguasai perdagangan. Namun, sekitar 100 tahun kemudian, yaitu tahun 1656, perdagangan rempah termasuk "Kayu Manis", diambil alih bangsa Belanda. Hasil "Kayu Manis" dari Srilanka sangat populer di Belanda dengan nama Canel. Kata 'Canel' berasal dari kata 'Cana' yang berarti pipa. Oleh karena bentuknya tersebut sehingga pipa kulit yang berdiameter kecil dapat masuk ke dalam pipa berdiameter lebih besar.
Untuk dapat lebih menguasai perdagangan "Kayu Manis" akhirnya Bangsa Belanda membentuk organisasi perdagangan dengan nama VOC (Vereenigde Oost Indische Compagni). Nama VOC sendiri hingga kini masih tergores dalam benak setiap rakyat Indonesia."Kayu Manis" yang semula merupakan tanaman hutan akhirnya diusahakan penanamannya oleh bangsa Belanda menjadi lebih teratur dalam bentuk perkebunan di Srilanka (1770). Tahun 1796, monopoli Belanda dalam perdagangan "Kayu Manis" diambil alih bangsa Inggris.
Di Indonesia, tanaman "Kayu Manis" dari Srilanka (Cinnamomum zeylanicum) didatangkan ke Pulau Jawa tahun 1825 yang kemudian menyebar ke India Selatan, Madagaskar, hingga Brazil. Walaupun demikian, hasil kulit "Kayu Manis" dari Srilanka masih tetap terkenal karena kualitasnya melebihi hasil dari negara lain.Pada hakekatnya, lama sebelum bangsa Belanda merajai perdagangan "Kayu Manis", sudah ada dua jenis kulit "Kayu Manis" yang dihasilkan oleh dua jenis tanaman yang berbeda. "Kayu Manis" dari India Selatan dan Srilanka berasal dari Cinnamomum zeylanicum, sedangkan dari Vietnam Selatan dan Himalaya Timur berasal dari Cinnamomum cassia. Dibanding Cinnamomum zeylanicum kulit dari Cinnamomum cassia masih lebih kasar dan tebal serta aroma lebih tinggi karena kadar minyak atsirinya lebih tinggi. Hanya saja kualitasnya tidak setinggi minyak atsiri dari Cinnamomum zeylanicum. Dalam perdagangan, kulit bagian luar Cinnamomum zeylanicum dibuang, sedangkan Cinnamomum cassia dipertahankan.
Kalau pedagang kulit "Kayu Manis" di dunia Barat hanya mengenal kedua jenis "Kayu Manis" tersebut hingga sebelum tahun 1800-an. Di Indonesia sendiri sudah ada jenis "Kayu Manis" lain, yaitu Cinnamomum burmanni. Jenis "Kayu Manis" yang brbeda dengan Cinnamomum zeylanicum dan Cinnamomum cassia, ini benar-benar merupakan tanaman asli Indonesia. Cinnamomum burmanni merupakan tanaman hutan di Sumatera Barat. Hingga kini Cinnamomum burmanni masih tetap merupakan penghasil kulit dengan nama 'padang kaneel'. Ada juga yang menamakan kulit "Kayu Manis" tersebut dengan 'cassiavera'. Kualitas kulit "Kayu Manis" dari Padang tersebut memang masih jauh di bawah kualitas "Kayu Manis" Srilanka.
Selain Cinnamomum burmanni, Indonesia pun masih memiliki beberapa jenis tanaman dari keluarga Cinnamomum. Hanya saja kualitas kulitnya masih lebih rendah dibanding Cinnamomum burmanni. Cina dan Vietnam pun mengeksport "Kayu Manis" dari jenis Cassia lignea dan Cassia Cina, tetapi kualitasnya masih di bawah cassavera.Memang bukan hanya di Sumatera Barat saja, daerah lain di Indonesia seperti Jawa, Flores, Timor, Bali, Sulawesi dan Sumatera (selain Sumatera Barat) pun dapat dijumpai tanaman Cinnamomum burmanni ini. Selain terdapat di hutan sebagai tanaman liar, tanaman ini pun banyak ditanam di kebun dan tegalan, baik sebagai tanaman perkebunan maupun tanaman pagar.
http://laely-widjajati.blogspot.co.id/2012/02/sejarah-kayu-manis.html
Fungsi
Manfaat
DokterSehat.Com – Kayu manis merupakan salah satu jenis rempah-rempah yang biasa digunakan sebagai bumbu dalam berbagai jenis makanan karena memiliki aroma dan rasa yang enak. Selain menambah rasa dan memiliki bau yang sedap, kayu manis ternyata memiliki berbagai manfaat untuk kesehatan. Berikut adalah manfaat kayu manis bagi kesehatan:
1. Mengontrol gula darah
Kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Kayu manis membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe-2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, triglycerides, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis juga menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes.
2. Anti infeksi
Kayu manis memiliki komponen anti infeksi natural. Dalam berbagai penelitian, kayu manis terbukti efektif menghilangkan bakteri H. Pylori yang dapat menyebabkan sakit maag, dan berbagai jenis penyakit lainnya yang disebabkan bakteri.
3. Meningkatkan fungsi otak
Mencium bau kayu manis diketahui bisa meningkatkan aktivitas otak. whfoods.com juga menjelaskan bahwa bau kayu manis bisa meningkatkan proses kognitif seseorang dan membantu dalam hal berkonsentrasi, mengingat, dan kecepatan bekerja pada program komputer.
4. Mengontrol gula darah
Kayu manis mengandung antioksidan yang bisa membantu mengontrol tingkat gula darah. Kayu manis membantu proses pencernaan setelah makan dan membantu memperbaiki respon insulin pada pasien diabetes tipe-2. Satu gram kayu manis saja diketahui bisa menurunkan tingkat gula darah, triglycerides, kolesterol buruk, dan kolesterol total pada pasien diabetes. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis juga menurunkan risiko penyakit jantung pada pasien diabetes.
5. Menurunkan kolesterol
Kayu manis mengandung kalsium, serat, dan banyak mineral seperti mangan. Untuk itu, kayu manis sangat cocok untuk kesehatan pencernaan, usus, serta melindungi dari penyakit jantung. Kayu manis juga bisa menurunkan kolesterol. Kalsium dan serat pada kayu manis juga membantu menghilangkan garam pada tubuh dan mencegah kanker usus. Tak hanya itu, serat pada kayu manis juga bisa mengobati konstipasi atau diare.
6. Mencegah pertumbuhan sel kanker
Penelitian di University of Texas menunjukkan bahwa kayu manis dapat mengurangi proliferasi sel kanker. Tidak hanya itu, kayu manis juga menjadi salah satu rempah yang dapat menyembuhkan kanker.
7. Menghangatkan
Kayu manis biasanya digunakan pada pengobatan tradisional China pada orang yang terkena demam atau influenza. Hal ini karena kayu manis mengandung zat yang membuat tubuh lebih hangat dan nyaman.
8. Mencegah penggumpalan darah
Cinnamaldehyde, minyak yang dihasilkan oleh kayu manis bisa mencegah darah untuk menggumpal. Berdasarkan whfoods.com, kayu manis mengeluarkan asam lemak anti-peradangan yang disebut arachidonic. Asam lemak ini kemudian mengurangi radang dan penggumpalan darah.
9. Meringankan sakit pada penderita rematik
Kayu manis dapat mengurangi rasa sakit yang disebabkan oleh rematik. Dalam penelitian yang dilakukan di Department of Internal Medicine menunjukkan, kayu manis juga dapat mengurangi sitokin (protein-protein kecil sebagai mediator dan pengatur imunitas, inflamasi dan hematopoesis) yang dapat menyebabkan rematik.
10. Obat serbaguna
Kayu manis dapat dijadikan pengawet makanan yang alami, selain itu juga mengandung serat, kalsium, zat besi, dan mangan yang terbukti efektif mengurangi nyeri saat haid atau melahirkan. Kayu manis memiliki kandungan natural yang disebut cinnamaldehyde yang dapat menyeimbangkan hormon, meningkatkan hormon progesteron, dan mengurangi hormon testosteron pada wanita.
http://doktersehat.com/10-manfaat-kayu-manis-bagi-kesehatan/
Nutrisi
Beberapa kandungan yang terdapat pada kayu manis adalah minyak astiri, safrol, tanin, kalsium, damar, zat penyamak, sinamaldehide, etil sinamat, betakarofilen, linalool, metil kavekol, kumarin, benzil, benzoat, felandren, dan cinnzelanol. Semuanya merupakan zat aktif yang bisa membantu dalam mengatasi berbagai penyakit seperti kolestrol, jantung, diabetes, dan lainnya.
https://www.manfaat.id/tanaman/kayu-manis/attachment/kandungan-gizi-dan-nutrisi-kayu-manis/
Karakteristik
Tanaman Cinnamomum zeylanicum dan Cinnamomum burmanni (Blume) merupakan dua jenis tanaman berumur panjang yang tumbuh liar di hutan-hutan dan baru dalam masa penjajahan budidaya tanaman ini dilaksanakan dalam bentuk perkebunan. Cinnamomum menghasilkan kulit yang dinamakan kayu manis yang dalam perdagangan internasional dikenal Cassiavera (Rismunandar,1989). Jenis tanah yang sesuai untuk tanaman Cassiavera beragam namun yang penting adalah teksturnya lempung berpasir, debu berpasir, dan liat berpasir. Tanah yang gembur, remah dan subur yang kaya akan humus sangat mendukung pertumbuhan yang baik. Kisaran pH tanah yang sesuai adalah 5-6 dan suhu tumbuh yang optimal adalah 250C dengan batas minimum 180C dan maksimum 270C.
Komentar
Posting Komentar